Skip to main content

Posts

Sistem Pendidikan Ketat Korea Selatan Pacu Perkembangan Ekonomi

Berhubung tulisan saya ini sayang untuk dibuang karena tidak masuk online tempo.co. Padahal topik ini sudah dipuji redaktur kalau tema menarik. Jadi ini saya masukkan kesini saja. Hahaha. Sistem Pendidikan Ketat Korea Selatan Pacu Perkembangan Ekonomi  Korea Selatan seringkali menduduki peringkat tertinggi di dunia dengan predikat negara berpendidikan terbaik. Hal ini tentu tidak bisa didapatkan oleh warga Korea Selatan hanya dengan berdiam diri. Korea Selatan memiliki waktu belajar yang panjang dan ketat hingga seringkali membuat mereka kurang waktu tidur. Hasilnya, selain menduduki peringkat atas negara dengan pendidikan terbaik dan mengalahkan negara-negara seperti Amerika dan Inggris, Korea Selatan juga mampu meningkatkan perekonomian negaranya.  Tahun 2012 Korea Selatan menempati peringkat kedua setelah Finlandia dengan negara pendidikan terbaik. Hal ini berdasarkan hasil survey yang dilakukan perusahaan edukasi Pearson seperti yang dilansir dari thehuffingtonpost....

Perkembangan Tata Kota Bogor dari Abad Ke-18 hingga Abad ke-20

Awal mula mengapa saya mengangkat tema ini pertama karena letakknya dekat dengan tempat tinggal saya. Dan, kenapa harus cari tempat yang jauh untuk penelitian skripsi kalau di daerah sendiri saja masih banyak yang harus di eksplorasi. Jadi inilah tema yang saya angkat disamping ada juga berbagai alasan lain yang luar biasa menakjubkan.  

Gong Pancasan: Kisah Nyata Keberlangsungan Sejarah

Take a short break from writing the series of Buku Harian Merah, here is another writing that I write after a short and nice visit to Gong Pancasan for my college assignment. It might lack from good but here what I got after an interview with the owner and next owner. Dentuman besi pukul 06.00 pagi sudah riuh terdengar dari Pabrik Gong Pancasan atau sering disebut Gong Factory . Pabrik Gong Pancasan merupakan sebuah kenyataan sejarah yang berlangsung hingga kini. Sungguh tidak banyak dijumpai di masa kini keberadaan dari sebuah kenyataan sejarah yang berlangsung lama dan berkesinambungan seperti yang terjadi pada Pabrik Gong Pancasan di Kota Bogor. Pabrik Gong yang sudah ada sejak 200 tahun lalu ini terletak di Jalan Pancasan No. 17, Bogor Selatan, Jawa Barat. Pabrik gong satu-satunya di Jawab Barat ini merupakan sisa-sisa dari rangkaian panjang sebuah peradaban, sebuah benda yang dekat dengan rakyat Indonesia, sebuah benda yang dibawa beratus tahun lalu ke masa kini itu menjadi ...

Buku Harian Merah, 27 Juni 2011: Hidden Paradise, Ona Ra

I can't take a good shoot of the beautiful Ona Ra. So, here is the best picture that show how beautiful Ona Ra is. Since I shoot it with my broken lenses. Sorry of my lame excuse. Hoho. By. Kamera Samsung Ringsek Rucitra Deasy Hari Senin tiba! Senin ini kegiatan diisi dengan ber-Rumah Kreatif dan sore hari kami menelusur hingga ke ujung pulau dan bertemu Ona Ra yang indah. Pagi hari kami belajar, bernyanyi, membaca, menggambar di Rumah Kreatif dari pukul 09.00 hingga pukul 15.30. Saya dan beberapa teman yang sedang piket menjaga Rumah Kreatif merapihkan RK pagi di hari Senin sebelum membuka Rumah Kreatif. Saya melabeli buku-buku yang kami bawa dari kampus. Juga mengajarkan para kader yang nantinya akan meneruskan kegiatan RK sepeninggal kami untuk melabel. Dan, mereka teramat sangat terampil dan pintar.

Buku Harian Merah, 26 Juni 2011: Menghadiri Pernikahan orang-orang Ende!

Raja dan Ratu Malam Itu By. Kamera Samsung Ringsek Rucitra Deasy Hari Minggu pertama di Pulau Ende! Banyak sekali perayaan pernikahan hari ini di berbagai desa di Pulo. Di desa dimana saya dan Rinda tinggal yaitu Ndoriwoy dari pagi sebelum kami memulai aktivitas ke Rumah Kreatif hiruk pikuk mempersiapkan pernikahan sudah dimulai. Dari banyaknya pernikahan ini banyak sekali akses jalan yang tidak bisa dilewati kendaraan. Tapi jika berjalan kaki tentu saja bisa.

Buku Harian Merah, 25 Juni 2011: Rumah Kreatif Mulai Dibangun!

Dibantu Warga Memasang Spanduk K2N UI di Rumah Kreatif  ^^ Oleh. Kamera Samsung Ringsek Rucitra Deasy Di hari Sabtu yang indah ini, tak libur. Kami bergegas mulai membangun rumah kreatif. Kami merencanakan rumah kreatif akan segera rampung hari Senin 27 Juni 2011. Kami juga sudah mencari-cari kandidat tepat untuk menjadi kader rumah kreatif. Kader ini yang nantinya akan mengurus rumah kreatif sepeninggal kami dari Pulo. Perlahan-lahan namun pasti kami dapatkan kandidat tepat pada setiap desa di Pulo berkat bantuan masing-masing kepala desa. Selain mencari kandidat kader, untuk membangun Rumah Kreatif ini jadi nyata hari ini kami membeli perlengkapan tukang! Kami beli cat, thiner, paku, yah perlengkapan lain untuk memperbagus rumah kreatif kami pokoknya. Tapi kami ber-17 tidak sendiri, kami dibantu oleh warga setempat yang datang berbondong-bondong. Kebanyakan semuanya bapak-bapak karena mereka tahu ini pekerjaan lelaki. Tapi dari kami ber-17 yang ada hanya 2 lelaki. ...

Buku Harian Merah, 24 Juni 2011: Hari Pertama, Hari Baru

Pagi cerah di Pulo kami mulai hari ini. Menyongsong hari pertama kami di Pulo dengan hari baru. Kami sepakat berkumpul di kantor camat pada pukul 09.00 pagi. Saya dan teman sekamar saya Rinda sudah siap berangkat. Tapi, ternyata pagi itu kami yang tinggal di Desa Ndoriwoy sudah dijemput oleh beberapa petugas dari kantor Desa Ndoriwoy. Diantaranya Kak Farida dan saya lupa kakak satu lagi namanya siapa. Tanpa mengerti tujuan mereka, saya menyapa dengan senang dan ramah. Kamipun digiring ke kantor desa tanpa mereka tahu bahwa kami sudah janji bertemu dengan kelompok lain untuk rapat. Peta Desa Kecil Ndoriwoy, Pulau Ende, Flores NTT Photo by: Kamera Samsung Ringsek Rucitra Deasy Kami pun sampai di kantor desa Ndoriwoy yang letaknya tidak jauh dari rumah kami tinggal. Ternyata mereka menjemput kami untuk merapatkan apa saja yang akan kami lakukan di Desa Ndoriwoy. Ternyata mereka pun sepakat dengan rencana-rencana yang telah kami bawa. Bahkan, mereka mendukung dengan memberikan i...